“Black Campaign” ke Petahana Opini Sesat

22 Desember 2016 22:21
Subhan Alwi.

MAKASSAR, INIKATA.com – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Takalar, berbau tak sedap. Sebuah selebaran terhambur di rumah warga, dengan maksud menjatuhkan Calon Bupati Petahana, Burhanuddin Baharuddin, yang mengisyaratkan adanya ambisi berkuasa.

Rabu (21/12/2016) malam kemarin, sebuah selebaran dilempar ke rumah rumah warga, sebagian mengira itu adalah sampah tak berguna, namun setelah dibuka sebuah serangan menjatuhkan Calon Bupati petahana, Burhanuddin Baharuddin.

Kebanyakan warga yang rumahnya mendapat “Black Campaign” itu memaklumi, melalui akun media sosialnya, salah seorang warga mengatakan itu sebagai sebuah ketidakwarasan dalam berpolitik.

Ketua Tim Media, Bur-Nojeng, Subhan Alwi melihat itu sebagai suatu hal yang seolah mengabadikan trend negatife Pilkada, selamanya, masyarakat akan terus menilai, Politik merupakan suatu “perjudian” yang tidak mendidik.

“Tentu ini kita sayangkan, cara-cara yang licik ini terjadi sebelum menjadi pemimpin, pertanyaannya, bagaimana kalau sudah?,”tanyanya.

Subhan Alwi menegaskan, hal tersebut akan disikapi secara dingin, sebab di Pilkada, cara primitif seperti itu dianggap tak lagi memiliki power menjatuhkan kepercayaan warga terhadap seorang calon kandidat.

“Yang terpenting adalah kualitas kepemimpinan seseorang, bukan seorang pemimpin yang pandai melempar opini sesat tanpa dasar agar bisa terpilih,”tegasnya.

Selebaran yang beredar, merupakan sebuah tulisan di sebuah koran swasta di Kota Makassar, yang diperbanyak dan disebar kemana mana, padahal inti dari berita tersebut telah dibantah dan tidak memiliki dasar kuat, baik secara hukum maupun politik. (**)