Ini Sebabnya Golkar Sulsel Belum Terbitkan SK Pengurus Golkar Makassar

25 Desember 2016 19:49
Ilustrasi Partai Golkar

MAKASSAR, INIKATA.com-Ketua Konsolidasi DPD I Golkar Sulawesi Selatan Arfandy Idris mengatakan bahwa pihaknya belum menerbitkan SK pengurus Golkar Makassar kendati telah diputuskan siapa pelaksana tugas(Plt) ketua partainya.

“Belum kami terbitkan,”ujar Arfandy ketika dihubungi, Minggu malam (25/12/2016).

Mengapa? Karena Faraouk M. Beta sebagai Plt ketua partai belum menyerahkan susunan pengurusnya. Meski demikian, pihaknya tidak akan memberi batas waktu.

“Untuk menerbitkan SK itu tidak butuh waktu lama. Kita berdasarkan petunjuk pelaksana,”ucapnya.

Misalnya, apakah nama-nama itu sudah sesuai. Baik di Golkar Makassar maupun Sulsel. Setelah itu akan diterbitkan.

“Pasti ada masukan dan saran. Seperti kader yang merangkap jabatan. Apakah boleh atau tidak. Semuanya kembali ke individu yang bersangkutan,”jelasnya.

Baca juga  :  Arifin Junaidi Menilai Ada Rekayasa Dalam Musda Golkar Sulsel di Daerah

Golkar Makassar dibawah kepemimpinan Farouk M. Beta akan memperketat kader yang masuk dalam struktur pengurus harian. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya pelanggaran aturan.

‘Bagi kader yang tercatat bekerja di Badan Usaha Milik Negara atau Badan Usaha Milik Daerah kami tak akan memasukkan dalam struktur pengurus harian. Kecuali ada pertimbangan lain dari DPD I,”ujar Pelaksana tugas (Plt) Ketua Golkar Makassar Farouk. M. Beta di kantor Sekretariat Golkar Makassar, Jum’at (23/12/2016) lalu.

Hal itu sebagaimana tercantum dalam PP 45 Tahun 2005 tentang pendirian,pengurusan, pengawasan,dan pembubaran Badan Usaha Milik Negara.

Dalam pasal 21 menyebutkan, anggota direski dilarang memangku jabatan rangkap. “Nah inilah yang kami hindari,”tutur Farouk.

Farouk tak ingin berspekulasi siapa kader yang dimaksud. Tapi sejauh ini ada diinternal partainya. “Berapa orang? Kalianlah yang cari tahu. Ini bukan kepentingan saya. Tapi aturan,”jelasnya.

Saat ini, ada dua kader yang berada di BUMD. Yaitu mantan Ketua Harian Golkar Makassar Haris Yasin Limpo yang kini menjabat Direktur Utama PDAM Makassar dan mantan Sekretaris Golkar Makassar Irianto Ahmad yang kini menjabat Direktur Utama PD Parkir.

Baca juga  :  29 Pengurus Golkar Sulsel Resmi Dicoret

“Jumlah pengurus Golkar Makassar sekitar 200 orang. Sisa menunggu SK. Khusus yang menjabat di BUMD tetap kami akommodir. Tapi tidak di pengurus harian. Bisa saja diberi jabatan di sayap partai. Sedangkan pak Hariss tercatat sebagai pengurus di Golkar Sulsel,”ujar Farouk.(**)