Kamis, Panwas Takalar Periksa RMS Terkait Dugaan Pelanggaran Pemilu

27 Desember 2016 19:48
Ketua Panwaslu Takalar Ibrahim Salim

MAKASSAR, INIKATA.com-Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu)Takalar mengambil langkah cepat dalam memproses laporan tim hukum calon petahana Burhanuddin Baharuddin-Muhammad Natsir Ibrahim.

“Suratnya kami tujukan ke pak Rusdi Masse (RMS).Hari kamis akan kami periksa untuk mengklarifikasi laporan tim advokasi Bur,”ujar Ketua Panwaslu Takalar Ibrahim Salim ketika dihubungi inikata.com,Selasa malam (27/12/2016).

Panwas kata dia,belum dapat menyimpulkan apakah perbuatan RMS memenuhi syarat pelanggaran pemilu atau tidak.

“Makanya kami panggil untuk diperiksa,”tutur Ibrahim.

Jika panggilan itu diindahkan, maka pihaknya tetap berupaya untuk memintai keterangan.

Sebelumnya,pasangan Bur-Nojeng keberatan atas pernyataan Rusdi Masse (RMS) saat menghadiri kampanye pengukuhan Relawan Muda Syamsari di Desa Tamalate Kecamatan Galesong, Takalar. Minggu (25/12) lalu. Saat itu, RMS diduga mengeluarkan pernyataan berbau imbauan untuk tidak memilih pemimpin yang menjual tanah negara dan korupsi.

“Meski yang bersangkutan (RMS) tidak menyebut nama calon yang dimaksud.Tapi siapa lagi kompetitor paslon Syamsari-Achmad Daeng Se’re di pilkada Takalar kalau bukan pasangan ini,”kata Koordinator Tim Hukum Bur-Nojeng, Syamsuwardi, Senin malam (26/12/2016).

Wakil Ketua Bidang Komunikasi NasDem Sulawesi Selatan Arum Spink menyatakan tak masalah bila Rusdi Masse (RMS)dilaporkan ke Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Takalar oleh tim hukum pasangan nomor urut I Burhanuddin Baharuddin-Muhammad Natsir Ibrahim.

Pihaknya kata dia, tidak merasa bersalah. Pipink-sapaan Arum Spink menyebut apa yang dikatakan RMS hanya bersifat imbauan moral dan wajib disampaikan sebagai ketua partai politik.

“Kami juga telah mengkaji dan mempelajari untuk menempuh upaya hukum,”katanya. (**)