Panwas Takalar Hentikan Laporan Dugaan Kampanye Hitam RMS

5 Januari 2017 13:18
Ketua NasDem Sulawesi Selatan Rusdi Masse (RMS) (foto/inikata.com)

MAKASSAR,INIKATA.com – Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Takalar menghentikan kasus dugaan kampanye hitam yang dilakukan Ketua NasDem Sulawesi Selatan Rusdi Masse (RMS) sebagaimana yang dilaporkan oleh tim hukum calon petahana Bupati Burhanuddin Baharuddin. Hal itu dilakukan karena tidak cukup bukti.

“Tidak cukup bukti bila RMS melakukan dugaan kampanye hitam,”ujar Devisi Penangan dan Penindakan Panwas Takalar Sayfuddin ketika dihubungi, Kamis (5/1/2017).

Ia mengungkapkan, keputusan penghentian kasus itu dilakukan setelah pihaknya bersama kepolisian dan kejaksaan melakukan kajian secara mendalam. Hasilnya, memang tak cukup bukti karena RMS tidak menyebut siapa calon yang dimaksud.

Baca juga: Kamis, Panwas Takalar Periksa RMS Terkait Dugaan Pelanggaran Pemilu

“Benar, dari hasil laporan tim hukum Bur bahwa RMS menyebut jangan pilih pemimpin yang menjual tanah negara. Tapi RMS tak menyebut nama siapa yang dimaksud,”jelasnya.

Seperti diketahui,tim hukum pasangan cabup-wabup petahana Pilkada Takalar, Burhanuddin Baharuddin – M Natsir Ibrahim (Bur-Nojeng), resmi melaporkan Ketua DPW Partai Nasdem Sulsel, Rusdi Masse, ke Panwaslu Takalar, Senin sore (26/12/2016) lalu. Dalam laporannya, RMS diduga melakukan kampanye hitam terhadap pasangan ini.

“Kami sudah buat laporannya. Berikut bukti di Salah satu media on line dan saksi.Selanjutnya, bukti rekaman pernyataan RMS,”ujar Koordinator Tim Hukum Bur-Nojeng, Syamsuwardi ketika dihubungi Inikata.com.

Baca Juga: Untuk Menangkan Syamsari Pada Pilkada Takalar Tim RMS Dibentuk