Nurdin Halid: Muslimin Bando Sudah Mundur dari PAN Sejak 2013

5 Januari 2017 18:40
Nurdin Halid

MAKASSAR,INIKATA.com-Pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD I Golkar Sulawesi Selatan Nurdin Halid (NH) menanggapi tudingan dari kader PAN bahwa dirinya tidak memiliki etika politik. Musababnya, Golkar mencaplok kader potensi PAN di Enrekang yaitu Muslimin Bando.

“Berkaitan dengan kader PAN yang menganggap saya tak beretika, itu keliru besar karena pak Muslimin sejak tahun 2013 telah mundur dari PAN,”ujar Nurdin melalui pesan singkat yang diberikan ke Inikata.com
, Kamis (5/1/2016).

Baca juga: Muslimin Bando ke Golkar, Enam Kepala Daerah Lainnya Diincar

Kemudian, menjadi pengurus Golkar pada tahun itu pula. “Bagaimana ceritanya sehingga dikatakan saya mencaplok. Itu namanya kader tersebut asal bunyi (asbun),”jelasnya.

Terpisah, Ketua Konsolidasi DPD I Golkar Sulawesi Selatan Arfandy Idris mengatakan, meminta maaf jika partainya mencaplok kader lain. Namun menurutnya itu tidak benar.

“Kami punya mekanisme. Yaitu membuka pendaftaran. Kemudian pak Muslimin mendaftar.Dimana letak kesalahannya? Apalagi pak Muslimin sudah pernah menjadi ketua PAC Golkar di Enrekang,”ucapnya.

Sehari sebelumnya, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PAN Sulawesi Selatan Irwandi Natsir menilai Nurdin tak memiliki etika politik.

“Pak NH tak memiliki etika politik. Harusnya mengutamakan adat Bugis-Makassar sipakatau dan sipakalebbi,”ujar Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PAN Sulsel Irwandi Natsir di DPRD Sulsel, Rabu (4/1/2016).

Baca juga: PAN Sulsel Nilai Nurdin Halid Tak Memiliki Etika Politik

Ia mencontohkan, dua kader terbaik PAN di Kabupaten Enrekang dibajak yaitu Bupati Muslimin Bando dan Mitra Muslimim Bando hijrah ke Golkar padahal sebelumnya Muslimim merupakan Ketua PAN Enrekang dan. Mitra menjabat Wakil Sekretaris PAN Sulawesi Selatan.

“Jujur kami sangat sesalkan kepindahan dua kader ini ke Golkar,”tutur Irwandi.(**)