Nasib Prabowo di Tangan Anies-Sandi

9 Januari 2017 12:14
Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto merangkul Anies Baswedan dan Sandiaga Uno dalam acara rapat akbar di Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (8/1). (Foto: Ist)

JAKARTA – Pilkada DKI Jakarta 2017 mendapat perlakuan spesial dari Partai Gerindra. Ketua Umum Prabowo Subianto sampai menyebut pesta demokrasi lima tahunan warga ibu kota itu menentukan arah bangsa ke depan.

Karena itu, Prabowo menginstruksikan semua anak buahnya yang duduk di DPR RI untuk turun membantu jagoan Gerindra, pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Bagi yang berani membangkang, mantan Danjen Kopassus itu pastikan bakal ditendang dari partai.

Sikap all-out Prabowo dinilai sangat wajar oleh pengamat politik dari Universitas Parahyangan Bandung Asep Warlan.

Baca Juga: Anies Baswedan Dorong Akademisi Maju di Pilkada

Pasalnya, seperti dikatakan Prabowo, Pilkada DKI memiliki arti yang lebih penting daripada sekadar memilih pemimpin Jakarta untuk lima tahun ke depan.

“Prestise gubernur Jakarta ibarat jabatan RI-3, jabatan terpenting setelah presiden dan wakil presiden,” ujar Asep kepada Rakyat Merdeka, Minggu (8/1).

Menurutnya, siapapun yang berhasil menguasai Jakarta akan menjadi favorit untuk memenangkan pertarungan di arena politik terbesar, Pilpres 2019.

Karena itu, sebagai pihak yang masih berambisi jadi orang nomor satu di Indonesia, sewajarnya Prabowo habis-habisan memenangkan Anies-Sandi.

Bahkan tak terlalu berlebihan jika dikatakan karier politik Prabowo kini bergantung pada keberhasilan pasangan calon nomor tiga tersebut.

“Karena kalau gagal justru bisa jadi bumerang. Prabowo bisa redup,” ujar Asep.

Lebih lanjut Asep mengatakan, arti penting Jakarta tersebut disadari juga oleh pimpinan partai-partai papan atas lainnya seperti Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Karenanya, dia yakin mereka pun melakukan hal yang sama seperti Prabowo. (jpnn)

Baca Juga: Pak Prabowo Punya Boy Band Lho, Lihat Aksinya!!!