Idris Manggabarani: Struktur Pengurus Gerindra Sulsel 75 Orang

10 Januari 2017 19:46
Ketua Gerindra Sulsel terpilih Idris Manggabarani.

MAKASSAR,INIKATA.com-Ketua Gerindra Sulawesi Selatan terpilih, Idris Manggabarani mengatakan, struktur pengurus partainya lebih ramping dari sebelumnya. Dia menyebut struktur pengurus DPD Gerindra Sulawesi Selatan sekitar 75 orang.

“Sementara disusun. Mungkin sekitar 75 orang saja. Sebelumnya mencapai 100 orang,”ujar Idris ketika dihubungi,Selasa malam (10/1/2017).

Untuk saat ini, perombakan terjadi pada posisi sekretaris dan bendahara. Sebelumnya dijabat oleh Apiaty Amin Syam kini dijabat oleh Rusdin Tabi. Begitupun posisi bendahara,sebelumnya Andi Kilat Karaka kini Deniari Alwi Hamu.

Baca juga: Idris Manggabarani Resmi Gantikan Latinro Sebagai Ketua Gerindra Sulsel

“Kami ini hanya prajurit. Soal pelantikan menunggu saja. Tapi untuk sementara hanya nama-nama ini dulu yang akan diserahkan,”jelasnya.

Kalau ada kader yang menolak perombakan tersebut, Idris menyebut sebaiknya mundur saja. Karena pergantian Ketua Partai Gerindra Sulsel sudah disetujui oleh Prabowo Subianto. Setelah Latinro mengajukan permohonan pengunduran diri karena alasan keluarga.

“Tidak perlu ada SK dulu. Karena ini sudah disetujui pak Prabowo. Inilah kelebihan partai kami,”katanya.

Bahkan ia optimistis mampu membesarkan partai ini dan memenangkan ivent politik di Sulsel.

“Target saya, untuk DPRD Sulsel bisa meraih kursi Ketua DPRD. Selama ini hanya wakil saja,”tutur Idris.

Terpisah, Koordinator Lingkaran Suvei Indonesia (LSI)  Wilayah Sulsel Cikom, Adi, mengatakan, mampu tidaknya Idris membesarkan partai ini, bisa diukur setelah Idris melakukan kerja-kerja politik di Sulsel.

Karena membesarkan partai itu tidak semudah kita membalikan telapak tangan.Butuh personal yang kuat dulu. Karena personal yang kuat itu mencerminkan partai akan kuat sampai ke akar rumput,”ujarnya.

Baca juga: Pilkada Takalar, Idris Manggabarani: Gerindra Akan Koalisi Dengan Calon Terbaik

Ia menambahkan, dalam surveinya partai gerindra butuh personal yang kuat. Maksudnya, kata mampu komunikasi politik di semua kalangan,tidak tajam keatas dalam. memimpin,ketokohannya sudah teruji,full energ, dan. setidaknya hampir menyamai Prabowo.

Sementara itu pengamat politik dari Universitas Bosowa Arief Wicaksono menuturkan, mampu tidaknya Idris diukur dalam moment politik di daerah ini. Yang asti amanah ini harus diemaban. Aapalagi dia sebelumnya menjabat sebagai Bapppilu Gerindra Sulsel.(**)