Ada Gerindra Sulsel Tandingan, IMB: Mereka Khilaf!

13 Januari 2017 15:28
Latinro Latunrung bersama pengurus Gerindra Sulsel lainnya. (Foto: Ardiansyah/Inikata.com)

MAKASSAR, INIKATA.com – Ketua Gerindra Sulsel terpilih Idris Manggabarani (IMB) menanggapi ihwal adanya Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Sulawesi Selatan tandingan yang dipimpin Amirullah Pase sebagai ketua partai berlambang burung garuda itu di daerah ini.

“Saya hanya bilang Amirullah cs khilaf,”ujar IMB, Jumat(13/1/2017).

Meski demikian, IMB tetap menghargai Amirullah. Dimata dia, Amirullah sebagai kader Gerindra yang senior sehingga dia tak akan memberikan sanksi.

“Selama kepemimpinan pak Latinro, Amirullah tak banyak memberikan sumbangsih kepartai. Kemudian dia (Amirullah) membentuk Gerindra Sulsel tandingan saya pun heran,”ucapnya.

IMB mengakui, penunjukan dirinya sebagai Ketua Gerindra Sulsel menggantikan Latinro belum memiliki SK dan tidak melalui musyawarah. Tapi disitulah kelebihan Gerindra berbeda dengan partai lain.

“Di Gerindra itu sistem komando. Diperintah dulu baru ada SK. Apalagi SK dalam waktu dekat akan diserahkan. Sebab pak Prabowo Subianto masih sibuk dengan agenda lain.Jadi sabar saja,”katanya.

Daripada pusing pikirkan hal yang mustahil terjadi,IMB memilih fokus melakukan konsolidasi dalam menghadapi verifikasi faktual yang akan dilakukan KPU. Selain itu menyiapkan kader mengikuti pelatihan selama enam bulan di Hambalang yang dinamakan program masa depan.

“Untuk Gerindra Sulsel ada 28 orang yang akan ikut pelatihan itu yang dimulai pada tanggal 17 Januari pekan ini,”tuturnya.

Sehari sebelumnya,Gerindra Sulsel kubu Amirullah Pase membentuk Gerindra tandingan. Alasannya mereka tidak menyetujui IMB
sebagai penerima tongkat estafet dari La Tinro, karena dinilai tidak melalui mekanisme dengan menunjuk

Wakil Ketua DPD Gerindra Sulsel Amirullah Pase sebagai Pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD Gerindra Sulsel.

Dalam pertemuan. Itu dihadiri Yapiaty Mappiaty,Amirullah Pase,Nasrullah Mustamin, Ahmad Kahar Idu,Natsir Dacong,Aryadi Malleng, A. Parenrengi, A.Sudirman Saelan Moka, Asrullah Awing,Sofyan, dan 19 perwakilan DPC se-Sulsel. (**)