Amin Syam Dukung Andi Mustaman Maju di Pilwali Makassar

13 Januari 2017 20:00
Andi Mustaman bersama mantan Gubernur Sulsel Amin Syam. (foto: ist)

MAKASSAR, INIKATA.com – Mantan Gubernur Sulsel menyambut baik kedatangan Ketua Yayasan Bhakti Bumi Persada yang membina STIE Wira Bhakti Makassar, HA Mustaman di kediamannya pribadinya di Perumahan Azalea Makassar, Jumat (13/1/2017) malam.

Kedatangan mantan Anggota DPRD Sulsel dua periode itu untuk melakukan silaturahmi dan meminta restu kesalah satu tokoh masyarakat Sulsel itu untuk bertarung di pemilihan Wali Kota Makassar 2018 mendatang.

HM Amin Syam yang dimintai tanggapan soal kedatangan Aman sapaan HA Mustaman mengatakan, pihaknya akan selalu mendukung jika ada putra terbaik Sulsel yang ingin mewakafkan diri untuk rakyat dengan menjadi kepala daerah.

“Bukan karena orang Bonenya, tapi setiap orang yang ingin maju, tentu harus kita dukung. Siapa saja, apalagi dia punya potensi dan itu modal yang bagus,”ujarnya.

Di akhir pertemuan, HM Amin Syam menitipkan pesan kepada HA Mustaman sebagai calon Wali Kota Makassar agar selalu memelihara ahlak dan berbuat baik kepada semua orang.

“Sebagai pemimpin, harus memelihara ahlak, jangan mengecewakan orang lain, karena sekali mengecewakan orang dampaknya sangat luas,”kata Amin Syam.

Menyikapi hal tersebut, HA Mustaman mengapresiasi dukungan mantan orang nomor satu di Sulsel tersebut. “Saya sangat berterima kasih atas dukungan HM Amin Syam kepada saya. Insya Allah, jika masyarakat mendukung kita akan maju,” ujar Mustaman dalam rilisnya.

Sebelumnya, sejumlah tokoh masyarakat asal Kabupaten Bone, termasuk mantan Bupati Barru, H Andi Pamadengrukka Mappanyompa juga ikut menyatakan sikap mendukung mantan anggota DPRD Sulsel dua periode itu sebagai calon Wali Kota Makassar 2018 mendatang.

“Saya sudah lama kenal HA Mustaman, dengan pengalaman dibilang politik, dan pengalaman lainnya saya kira layak untuk menduduki jabatan Wali Kota Makassar,” ungkap H Andi Pamadengrukka Mappanyompa.

Ia menambahkan, meskipun HA Mustaman adalah orang Bone, namun kiprah dan segala aktifitasnya dilakukan di Kota Makassar. Sehingga mengetahui apa yang harus dikembangkan di Kota Daeng ini. (**)