Pengamat: NH Bisa Menutup Peluang IYL Kendarai Parpol di Pilgub Sulsel

20 Januari 2017 20:31
Pengamat Politik Aswar Hasan

MAKASSAR, INIKATA.com-Pengamat politik dari Universitas Hasanuddin (Unhas) Aswar Hasan menilai, Nurdin Halid (NH) dapat menutup peluang Ichsan Yasin Limpo (IYL) untuk mendapatkan kendaraan partai dalam pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan.Sehingga IYL akan maju dijalur independen.

“Di Pilgub Sulsel hanya ada dua nama. Yaitu NH dan IYL. Ini dua rivalitas. Tapi kans pak NH lebih diuntungkan karena mampu menyapu bersih partai politk sehingga IYL tak dapat mengendarai partai,”ujar Aswar ketika dihubungi,Jumat malam (20/1/2017).

Pasalnya, NH punya jaringan dipusat karena dia merupakan Ketua Harian DPP Golkar. Sementara partai di daerah yang ingin mengusung calon kepala daerah tergantung DPP.

“Ini bisa merepotkan IYL,”tutur Aswar.

Menurutnya, NH piawai dalam berpolitik. Sehingga dengan mudah mendapatkan dukungan. Kendati Golkar tanpa koalisi pun sudah cukup untuk mengusung calon sendiri.

“NH piawai dalam lobi politik. Termasuk dukungan finansial,”ucapnya.

Baca juga: DPP Golkar Akan Survei Tiga Nama Calon Pendamping NH di Pilgub Sulsel

Meski demikian, bukan berarti NH tidak memiliki kendala. Sejarah masa lalu terkait kasus dugaan korupsi menjadi persepsi publik dan dapat dimanfaatkan kubu lawan.

“Tapi bukan berarti menjadi kendala utama. Semua tergantung kerja-kerja tim nya nanti. Saya contohkan bagaimana bupati Maros dan Barru yang diduga melakukan korupsi tetap juga dipilih oleh masyarakat. Nah, NH pun bisa melakukan seperti itu. Misalnya berkelit bahwa dia ditangkap karena membela anak buah jadi bukan atas nama pribadi tapi organisasi,”katanya.

Baca juga: Golkar Inginkan Paket NH-NA di Pilgub Sulsel

Sementara IYL kendalanya karena persepsi publik tentang dinasti poltik yang dibangun oleh klan Yasin Limpo. Sebagai alternatif kata dia, dua calon gubernur yang dapat menjadi kuda hitam adalah Agus Arifin Nu’mang dan Nurdin Abdullah. Tetapi kendala kedua calon itu belum jelas partai apa yang akan mengusungnya. Walau diketahui memiliki pengalaman dan prestasi dalam memimpin daerah ini. Dimana Agus sebagai Wakil Gubernur Sulsel dan Nurdin Abdullah sebagai Bupati Bantaeng.(**)