Das’ad Latief Nilai Aru Layak Maju di Pilwalkot Makassar

31 Januari 2017 16:47
Das'ad Latief bersama Farouk M. Beta dan Rahman Pina saat santap siang di Jalan Pelita Raya. (Ardiansyah/inikata.com)

MAKASSAR,INIKATA.com – Mantan Calon Wali Kota Makassar tahun 2013 lalu, Das’ad Latief menilai Ketua DPRD Makasar Faraouk M. Beta layak maju pada pemilihan Wali Kota Makassar yang akan digelar bersamaan dengan pemilihan Gubernur Sulsel 2018 mendatang.

” Pak Aru-sapaan Farouk layak maju di Pilwalkot Makassar,’ujar Das’ad kepada awak media di warung makan Jalan Pelita, Selasa (31/1/2017).

Dia beralasan, Aru seorang politisi yang sudah lama melintang. Bahkan kini dia Plt Ketua Tim Transisi Golkar Makassar dan Ketua DPRD Makassar.

Meski demikian, ia mengingatkan kepada seluruh bakal calon wali kota yang akan maju untuk menghindari politik pencitraan karena itu sama saja dengan munafik.

Bahkan dosen Komunikasi Politik UMI itu mengajak masyarakat untuk memilih. Bukan apriori. Karena memilih calon pemimpin ibarat hajat orang banyak. Bukan perorangan yang terpenting memenuhi kriteria.

“Yaitu kuat, jujur, dan tidak appakasiri (bikin malu),”katanya.

Namun demikian, pada pemilihan wali Kota Makassar yang akan digelar 2018 itu,Das’ad mengaku tak ingin maju lagi.  Ia mengaku fokus sebagai dosen di UMI.

Baca juga: Pilwalkot Makassar, Idrus Marham: Silahkan Farouk dan Rudal Bersosialisasi

“Saya tak ingin maju. Cukup 2013 lalu. Kenapa? Kalau saya maju saya harus mundur sebagai dosen. Itu aturannya,”tutur Das’ad.

Ia berharap para bakal calon nantinya berkompetisi secara sehat agar Makassar kondusif.

Baca juga: Soal Pilwalkot Makassar, Ini Komentar Farouk

Untuk diketahui, pada pilkada 2013 lalu yang diikuti 10 pasang calon, Das’ad berpasangan dengan Tamsil Linrung dari PKS dengan tagline politik untuk kemanusian. Saat itu pasangan ini berada di urutan ketiga. Sedangkan urutan pertama pasangan Danny-Ical, Kemudian diurutan kedua None-Busrah Abdullah.(**)