IPI: Ini Penentu Kemenangan SDK-Kalma dan ABM-Enny di Pilgub Sulbar

2 Februari 2017 18:27
Logo IPI

MAKASSAR, INIKATA.com-Menjelang pemilihan Pilgub Sulbar pada tanggal 15 Februari 2017, Direktur Indeks Politica Indonesia (IPI) Suwadi Idris Amir, memaparkan analisa data terakhir IPI terkait peluang ketiga pasangan Cagub dan Cawagub Sulbar.

Data Lembaga IPI menggambarkan pilgub sulbar menjadi pertarungan antara pasangan no urut 1 Suhardi Duka – Kalma Katta (SDK – Kalma) dan Pasangan no urut 3 Alibaal Masdar – Enny Anggraeny (ABM – Enny) menuju kemenangan sebab selisih perolehan elektabilitas keduanya tergolong tipis

Sehingga kedua pasangan cagub dan cawagub sulbar tersebut harus memperebutkan suara mengambang, yang belum menentukan sikap, Tidak menjawab, Rahasiakan Dukungan (Swing Voters) yang berjumlah 17,4 Persen untuk mengunci kemenangan antara SDK – Kalma no 1 dan ABM – Enny no 3.

Artinya menurut Suwadi, SDK – Kalma no 1 dan ABM – Enny no 3 memiliki kans yang sama besar untuk bisa memenangkan Pilgub sulbar.

Suwadi memaparkan, antara SDK – Kalma dan ABM – Enny mulai dipertengahan bulan Desember 2016 hingga awal Februari 2017 Presentase Elektabilitas nya mereka sangat ketat,, selisih diantara mereka hanya bermain diwilayah Margin of error..

Tipisnya perbedaan Elektabilitas, membuat ABM – Enny harus bisa mempertahankan basis-basis suaranya, jika tidak ingin direbut SDK – Kalma, dan ABM – Enny harus mampu bersaing merebut Swing Voters untuk menambah suaranya menuju kemenangan.

Hal yang sama SDK – Kalma Wajib mempertahankan suara di basis-basis utamanya, merebut suara ABM – Enny dibasisnya, dan Harus Merebut lebih besar suara dari Swing Voters yang tersisa 17,4 Persen dari pesaing utamanya ABM – Enny..

“13 hari terakhir menentukan nasib SDK – Kalma dan ABM – Enny,, siapa yang bisa lebih besar merebut suara dari Swing Voters dia pemenang Pilgub Sulbar 15 februari 2017 papar Suwadi,”Kamis (2/2/2017)

Menurutnya, debat Kandidat terakhir yang Live TV nasional harus dimanfaatkan SDK – Kalma dan ABM – Enny untuk keduanya dapat meyakinkan masyarakat Sulbar untuk memilih mereka.

Baca juga: Pengamat: Konsep SDK Bagus di Pilgub Sulbar Tapi…

Masing-masing harus mampu mempertahakan dukungan suara saat ini. Dan mereka harus kerja keras, kerja kreatif, untuk merebut suara yang masih mengambang (Swing Voters) yang sebesar 17,4 Persen dan merebut suara dibasis lawan masing-masing.

Sedangkan Pasangan no urut 2 Salim – Hasanuddin kansnya untuk bersaing menangkan Pilgub sulbar tergolong kecil.

Baca juga: Ini Analisa Survei IPI di Pilgub Sulbar

Menurut Suwadi, dalam kurung waktu 44 hari terakhir dari pertengahan desember 2016, hingga Awal Februari 2017 pergeseran dukungan antara SDK – Kalma dan ABM – Enny sangat dinamis, dan tidak konsisten, sehingga SDK – Kalma dan ABM – Enny harus saling menyalib dan harus saling berjuang merebut Suara Mengambang (Swing Voters) yang masih tersisa 17,4 persen,”tutur. Suwadi.(**)