Masa Tenang, Panwaslu Gencar Lakukan Patroli Disembilan Kecamatan di Takalar

13 Februari 2017 21:01
Ketua Panwaslu Takalar Ibrahim Salim.

MAKASSAR, INIKATA.com-Panwaslu Kabupaten Takalar gencar melakukan patroli pada masa tenang jelang pemilihan bupati dan wakil bupati Takalar pada 15 Februari pekan ini. Langkah itu ditempuh untuk meminimalisir terjadinya kecurangan dan bentrokan sesama pendukung pasangan calon.

“Total personil yang dilibatkan sekitar 481. Terdiri dari Panwaslu, Panwascam, PPL, dan pengawas TPS,”ujar Ketua Panwaslu Kabupaten Takalar Ibrahim Salim ketika dihubung Inikata.com
, Senin (13/2/2017).

Lebih lanjut Ibrahim menuturkan, dalam melakukan pengawasan pihaknya membagi tiga zona di sembilan kecamatan di Takalar. Yaitu zona pertama, Kecamatan Polombangkeng Selatan, Utara, dan Patalassang.Kemudian zona dua di Kecamatan Mappasunggu, Mangarabombang, dan Sanrobone. Selanjutnya zona tiga di Kecamatan Galesong Selatan, Utara, dan Galesong.

“Kami gencar melakukan patroli karena minggu sore terjadi riak-riak. Dimana diduga terjadi pembagian sembako dimasa tenang. Hari ini sudah aman,”jelasnya.

Peristiwa yang terjadi minggu sore diduga dilakukan oleh tim pasangan calon tertentu. “Sementara ini kami klarifikasi. Mereka pendukung dari mana,”tutur Ibrahim.

Bentrok antara simpatisan di hari pertama masa tenang terjadi di desa Bo’dia, kecamatan Galesong. Insiden itu dipicu oleh pembagian kupon ke masyarakat oleh

Baca juga: Panwaslu Sudah Terima Tujuh Laporan Dugaan Pelanggaran Pilkada Takalar

tim pemenangan calon tertentu. Sehingga terjadi bentrok antar pendukung. I
nsiden terjadi Ahad (12/2/2017) sekitar pukul 18.00 Wita, massa pun melempari dengan batu lokasi pembagian kupon dan sembako itu.

Dikonfirmasi terkait kejadian itu, Kepala Bagian Oprasional Polres Takalar Komisaris Polisi Jusman Mandoro mengatakan, insiden berlangsung tidak lama karena polisi cepat berada di lokasi kejadian. Ia mengatakan, bentrokan antara kelompok dipicu karena ada miskomunikasi antara kedua kelompok.

Baca juga: Panwaslu Petakan TPS Rawan di Pilkada Takalar

“Sempat ada insiden sekitar pukul 18.00 wita, saat kejadian saya di kantor dan langsung ke TKP, tapi cepatji karena anggota cepat mengamakan lokasi kejadian,” kata Jusman ketika dihubungi awak media.(**)