KPUD Sulsel: Hasil Scaning C1 Bukan Hasil Penetapan di Pilkada

16 Februari 2017 11:26
Kantor KPU Takalar dikelilingi pagar berduri dan dibawah pengawalan ketat. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Takalar mulai disibukan dengan rekapan dan scanning form C1 dan lampiran, pasca berakhirnya tahapan pencoblosan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Takalar, Rabu (15/2) kemarin. (Foto:ist)

MAKASSAR,INIKATA.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Takalar mulai disibukan dengan rekapan dan scanning form C1 dan lampiran, pasca berakhirnya tahapan pencoblosan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Takalar, Rabu (15/2) kemarin.

Kepala Bagian Humas KPUD Sulsel Asrar Marlang mengatakan, hasil scanning C 1 bukan hasil yang ditetapkan, hasil perhitungan dan rekap tingkat kabupaten, akan dilaksanakan pada tanggal 22 hingga 24 Februari 2017.

Sedangkan penetapan calon terpilih jika tidak ada sengketa adalah tanggal 8 sampai dengan 10 Maret 2017.

“Hasil scan C 1 mungkin saja masih mengalami perubahan jika terjadi kesalahan penghitungan di TPS dan akan diperbaiki pada rekap satu tingkat di atasnya,”ujar Asrar, Kamis (16/2/2017).

Baca Juga: Tak Berkutik di Takalar, NH Dicibir Kader Beringin

Seperti dimuat di laman resmi KPU, yakni kpu.go.id data terakhir per 09.51 Wita, pasangan yang diusung Partai Nasdem, PKS, dan PKB, Syamsari Kitta-Achmad Daeng Se’re (SK-HD) unggul dengan meraih 86.319 suara atau 50,72 persen.

Sementara rivalnya Burhanuddin Baharuddin-Natsir Ibrahim (Bur-Nojeng) meraih 83.873 suara atau 49,28 persen. Artinya Bur-Nojeng tertinggal 2.446 suara atau memiliki selisih persentase mencapai 1,44 persen.

Namun, data itu belum final. Data itu akumulasi hasil perhitungan suara 342 dari 351 TPS yang ada di Kabupaten Takalar. Artinya masih ada sembilan TPS yang belum masuk datanya. (**)

Baca Juga: Dibawah Komando RMS, Koalisi Besar Golkar Taklukkan Pilkada Takalar